Selasa, 03 Mei 2011

Sumber kekuatanmu

bila di hatimu penuh kuatir
bebanmu seolah tak terperi

ingatlah duri tajam yang menusuk kepala
ingatlah cambuk yang memecut punggung
ingatlah tamparan dan pukulan di wajahnya
ingat juga betapa sepinya dan tersendirinya
saat dalam segala dukanya ia sendirian
teman-temannya meninggalkannya
ingatlah bahkan masih harus dia
memikul palang kayu kasar
bahkan sampai setelah matinya pun
masih ditusuk di lambungnya

adakah penderitaan dan beban
yang lebih mengerikan dari itu
adakah masih hatimu berkeluh kesah
ingatlah betapa jiwamu telah dibebaskan
dari kepenatan terbesarmu
janganlah lagi hatimu mengeluh kesal
belajarlah mengingat segala bebannya
agar hatimu dipenuhi kelimpahan syukur

bahwa bebanmu masih bisa kau tanggung
di dalam DIA yang menguatkanmu

Kamis, 21 April 2011

Keraguanku . . --> . . KEPASTIANKU

Keraguanku:
Mampukah aku selesaikan tugasku ini, TUHAN
Mampukah aku berusaha terus dan tidak menyerah
Masihkah ENGKAU berkenan kepadaku

Kepastianku:
Saat ini ENGKAU telah menyentuh hatiku TUHAN
ENGKAU lembutkan gunung es di hatiku
Ketika ENGKAU jamah aku saat itu
ENGKAU ingatkan aku kembali
Tentang segala hal yang telah ENGKAU alami
Demi keselamatan jiwaku

ENGKAU dekatkan aku dengan firmanMU
Dan dapat kubaca jelas disana
Betapa menderitaMU menanggung cawan pahit
Menanggung murka besar karena penghukuman
Yang seharusnya aku sendiri menanggung itu semua

Namun sentuhan kasihMU mengingatkanku
ENGKAU menggantikanku sungguh nyata
Bukan aku lagi menanggungnya tapi ENGKAU
Padahal tidak harus ENGKAU melakukannya
Karna ENGKAU suci tiada bercela pula
ENGKAU sumber dari segala kebenaran
Kemuliaan, kasih, kuasa, kekudusan.

Karena ENGKAU begitu mengasihi aku
ENGKAU rela mengalami penderitaan terberat
Bukan karena ENGKAU bersalah
Tapi karena segala kecemaranku
ENGKAU sudah bebaskan aku dari si jahat iblis
Juga dari si maut hukuman kekal di neraka

Kini janji indahMU senantiasa kunanti
ENGKAU genapi pada saatnya nanti
Saat ini ENGKAU mintaku bersaksi
Untuk menceritakan semua karya agungMU itu
Yang ternyata bukan hanya untukku
Namun terlebih lagi untuk "semua" orang
Yang memang milikMU sejak awalnya

Aku menyesal telah melupakan pengorbananMU
Kini kupastikan bahwa aku siap TUHAN
Apapun ENGKAU kehendaki akan aku kerjakan
Kemanapun ENGKAU mengutusku nanti
Aku akan pergi pula dengan taat pada perintahMU

Karena segala keraguanku sudah diubahkan
Menjadi kepastianku dalam melangkah
Oleh kemurahan dan kasih TUHAN ku
Yang adalah TUHAN YESUS KRISTUS

Jumat, 08 April 2011

Kebaikan "sederhana"

Ada banyak kesempatan dalam hidup untuk melihat begitu banyak kebaikan di sekeliling kita. Sperti saat kita ada di jalan raya, hujan deras, tanpa payung, tanpa kendaraan dan tak satupun orang yg kita kenal. Lalu ada orang2 yang menyewakan payung atau sekedar meminjamkan pada kita sampai ke tempat teduh...

Kita menganggap hal kecil tersebut sebagai kebetulan atau hal yang wajar. Tapi sebenarnya, itu adalah salah satu kebaikan 'sederhana'...yang tidak lagi menjadi sederhana... karena kita benar2 membutuhkannya saat itu. jadi sebenarnya tidak ada kebaikan yang sederhana.

Jika kita mau lebih peka sedikit, kita akan menemukan kebaikan2 itu di sekeliling kita bahkan kita bisa mjd saluran kebaikan bagi orang lain shingga semakin besar lingkaran kebaikan di dunia ini. Karena setiap kebaikan yg kita lakukan pd org lain sbenarnya akan mjd kebaikan bg kita sendiri pd akhirnya. Sudahkah kita menjadi saluran kebaikan bagi orang lain? Tuhan memberkati....

Terinspirasi oleh kebaikan seorang yg meminjamkan payung pd saat hujan deras di pemberhentian bus..

by Ari Budiyanti
on Saturday, January 23, 2010 at 7:10pm